Selasa, 28 Juli 2009
Korupsi? Apa kata anak kecil? DI KETAWAIN iya kali
Mengapa masih saja terjadi kasus korupsi yang dilakukan oleh para pejabat tinggi negara? Apa yang mereka inginkan atau yang mereka kejar? Apakah jabatan? Tidak mungkin, karena memang tidak ada dampak apapun antara korupsi dengan jabatan. Apakah harta? Memang masuk akal. Karena yang mereka korupsi, adalah uang yang tidak sedikit jumlahnya. Tapi pertanyaannya, untuk apa? Apakah gaji yang mereka dapatkan, tidak cukup untuk menghidupi keseharian mereka? Kalau memang dengan cara korupsi, mereka bisa mendapatkan apa saja yang bisa dibeli, tapi apakah tidak mereka pikirkan dampak kedepannya? Kan bisa saja terjadi, pengungkapan kasus korupsi, dan terjadi pidana kepada tersangka korupsi tersebut. Dan juga, apa mereka tidak memikirkan apa dampak yang akan ditimbulkan setelah korupsi itu, selain kerugian pada diri tersangka tadi? Apa tidak memikirkan kerugian yang akan dirasakan oleh pihak yang telah dikorupsi? Apa mereka tidak memikirkan dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat? Kenapa hanya memikirkan kesenangannya sendiri atau kesenangan sesaat dan untuk saat ini saja? Karena untuk masyarakat, bisa di rugikan karena mereka tidak mendapatkan 'hasil' dari apa yang telah mereka 'beli'. Dan untuk ke depan nya, bisa jadi bangsa ini hancur, karena ulah koruptor itu yang telah memakan uang negara. Lagi lagi hutang, dan lagi lagi nyicil. Kenapa saya bilang mencicil, karena bisa saja uang tembusan tersebut masih saja dikorupsi. Siapa yang tau?
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)


0 komentar:
Poskan Komentar
Anda dapad mengisi komentar disini. Lu isa ninkgalin comment guyz!. Jangan lupa kasih komentar ya, karena saya memang menunggu feedback dari para pembaca. Terimakasih sebelumnya