Hari ini aku benar benar terketuk hati ku. Karena saat aku sedang menikmati hari dengan meminum es degan pesanan ku di suatu tempat tepat nya di depan taman jurug, aku melihat pemandangan yang sungguh benar benar indah sekali. Sekelompok orang cacat fisik nya, baru saja kulihat mereka keluar dari taman jurug dengan senyum kebahagiaan terlukis di bibir mereka. Dan mereka juga tidak dengan tangan hampa, tapi saking senangnya mereka membeli jajanan seperti gula gula, atau apa aku lupa namanya. Dan aku sangat sangat tersentuh ketika melihat pemandangan tersebut. Karena di saat jaman ketika banyak orang memperdulikan hartanya mencari kekayaan dengan menggunakan segala cara, masih terdapat orang orang yang menikmati hidupnya ditengah kekurangan seperti mereka yang baru saja menikmati liburan di taman jurug. Sungguh benar benar pemandangan yang indah, sampai sampai aku ingin menangis rasanya. Karena dengan keadaan ku yang utuh ini, aku sering melupakan untuk bersyukur. Justru aku mengejar ngejar sesuatu yang jelas jelas tidak ada gunanya, kekayaan harta. Sebenarnya kekayaan yang sebenarnya adalah, kita benar benar merasakan bahagia saat kita menyadari dan menyukuri keadaan kita sekarang. Seperti mereka, yang walaupun mereka memiliki cacat fisik akan tetapi mereka masih dapat berbahagia bersama teman teman nya.
Bukankah sebaiknya kita mensyukuri apa yang telah kita dapatkan dan bukannya menyesali apa yang tidak atau gagal kita raih? 50% dari yang ada itu lebih baik daripada 100% dari yang tidak ada. Kita harus pandai pandai bersyukur dengan apa yang telah Allah berikan dan anugerahkan kepada kita.
Maaf apabila tulisan saya kacau, karena jujur saya tidak dapat berkonsentrasi karena mengingat kejadian tadi.
Bukankah sebaiknya kita mensyukuri apa yang telah kita dapatkan dan bukannya menyesali apa yang tidak atau gagal kita raih? 50% dari yang ada itu lebih baik daripada 100% dari yang tidak ada. Kita harus pandai pandai bersyukur dengan apa yang telah Allah berikan dan anugerahkan kepada kita.
Maaf apabila tulisan saya kacau, karena jujur saya tidak dapat berkonsentrasi karena mengingat kejadian tadi.


0 komentar:
Poskan Komentar
Anda dapad mengisi komentar disini. Lu isa ninkgalin comment guyz!. Jangan lupa kasih komentar ya, karena saya memang menunggu feedback dari para pembaca. Terimakasih sebelumnya