Rabu, 28 September 2011

Kisah si tukang galau, galauers

Suatu hari, Ba’i sedang bersantai di kos nya mendengarkan musik dari radio kesukaannya. Ya, Ba’i nge kos karena ia adalah seorang perantauan dari kota Ponorogo. Dia merantau ke kota solo, untuk menempuh pendidikan yang lebih baik. Ba’i ini adalah anak terakhir dari 2 bersaudara, dirinya dan mbaknya. Karenanya, dia sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudaranya yang lain. Sehingga pola hidup Ba’i memang sangat manja.

Tapi suatu hari, Ba’i berpikir. Dia tidak akan selamanya manja, tidak akan selamanya minta dan berharap belas kasihan dari orang lain. Tidak selamanya dia mengandalkan orang lain untuk menghidupinya. Sehingga, Ba’i memulai usaha kecil. Ba’i deposit pulsa, agar supaya ketika dia sedang butuh pulsa tidak perlu jauh jauh ke konter. Dan bisa melakukan isi ulang setiap saat dia mau. Dan juga, dikarenakan harga yang dia dapat adalah harga grosir, jadi tidak perlu membayar sejumlah harga pasar yang sebenarnya. Dan dari usaha itu, Ba’i memperoleh keping demi keping. Lalu Ba’i berkenalan dengan seseorang pengusaha. Mereka berbicara, membahas sebuah usaha. Ba’i tertarik, karena memang apa yang ditawarkan kepada dirinya adalah sesuatu yang sangat dicari oleh banyak orang. Jadi Ba’i saat menjalankan usahanya nanti tidak perlu capek mencari pelanggan. Justru Ba’i lah yang dicari oleh pelanggan. Bahkan sampai tua pun, omset Ba’i jelas. 30an tahun ke depan, Ba’i mendapatkan pasar yang nyata. Ya, karena Ba’i berbisnis pulsa. Jaman sekarang ini, tidak ada yang tidak butuh pulsa. Bahkan orang pun rela tidak makan tidak minum, asal ada pulsa yang mencukupi untuk melakukan segala macam hobinya. Dan dari bisnis ini, penghasilannya luar biasa. Apalagi dari bonus pengembangan usaha. Sekalipun tidak berkembang, Ba’i pun masih bisa menikmati omset ‘pasti’ nya dari jualan pulsa hemat tersebut. Dan Ba’i tidak perlu capek pergi ke konter dan membayar harga pasaran. Karena dari HP Ba’i sendiri, dia sudah bisa mengisi pulsa dengan harga grosir, dan bisa isi ulang setiap saat dia mau.

Mengapa Ba’i memilih usaha ini, karena prospek kedepan nya teramat sangat jelas. Dan memang keuntungannya sangat menjanjikan. Ba’i pun sadar, daripada uang untuk hal yang konsumtif, akan sangat berguna apabila uang itu digunakan untuk hal yang lebih produktif. Dan alasan memilih usaha ini adalah, itu tadi. Mengapa disebut prospek kedepan sangat jelas. Karena, sejak saat ini sampai 50an tahun kedepan orang masih membutuhkan pulsa. Dan selain itu, modal usaha ini bisa dibilang teramat sangat kecil. Jual K310i pun sudah dapat membuka usaha. Usaha jalan, besoknya bisa ganti N90. Luar biasa. Dan Ba’i memang sangat yakin, tidak ada orang yang tidak butuh pulsa. Kalau orang disuruh memilih antara pulsa konter dan pulsa grosir dengan harga dibawah pasar, pasti akan memilih pulsa yang lebih murah. Itu pilihan yang manusiawi, dan Ba’i menyadari itu. Maka dari itu, Ba’i tidak menyia nyikan kesempatan itu dan langsung mengambil usahanya.

Ba’i dengan mengambil usaha ini, sangat yakin. Masalah untung ataupun rugi, itu hal belakang. Karena itu adalah hal yang sangat wajar untuk dihadapi oleh seorang pengusaha. Tapi Ba’i tetap tenang, tidak ada kerugian dalam usaha ini. Kalaupun rugi, itu yang sebenarnya terjadi adalah belum waktunya untung saja. Karena, yang namanya usaha itu hanya ada 3 kemungkinan. Berhasil, ditunda keberhasilannya, atau diganti dengan keberhasilan yang lain. Dan juga, Ba’i tidak perlu takut kerugian. Tidak ada ruginya mengambil usaha ini. Karena usaha ini adalah usaha teamwork. Pasti semua rekan, akan saling membantu satu sama lain. Sekalipun usaha Ba’i tidak berkembang, tenang saja. Semua orang masih butuh pulsa. Dan prospeknya jelas selama 40an tahun kedepan.

Selain uang dan pengalaman, Ba’i mendapatkan hal lain dari usaha ini. Dia juga bisa belajar mempraktekkan dari apa yang dipelajarinya di kampus. Dan dari sini, Ba’i belajar banyak hal. Dia belajar mengenai bagaimana perilaku konsumen, apa yang diinginkan konsumen, bagaimana etika berbisnis, bagaimana cara berkomunikasi bisnis yang baik dan benar. Sungguh sangat menyenangkan, Ba’i sangat mencintai usahanya ini. Sehingga, aura yang terpancar pada dirinya selalu positif.

Itulah Ba’i. Yang dulunya si tukang galau, kini dia menjelma menjadi sosok pengusaha yang dicari banyak orang. Pengusaha sukses, sosok yang selalu memberikan aura positif disekitarnya. Ga ada Ba’i, ga rame. Itulah yang biasanya selalu dikatakan oleh rekan rekan bisnis Ba’i. Selamat dan sukses selalu, untuk beliau. Dan terimakasih kepada PT DNI karena telah memperkenalkan Ba’i kepada bisnis luar biasa ini. Dan terimakasih kepada pembimbing saya yang luar biasa. Beri tepuk tangan yang sangat meriah untuk bapak DJ Rendy Junartha Puspodiharjo dan tim DJ Community. LUAR BIASA! Saya tunggu pembaca di puncak kesuksesan. YES! Bersama PT DNI dan DJ Community, SUKSES ADALAH HOBI!

0 komentar:

Poskan Komentar

Anda dapad mengisi komentar disini. Lu isa ninkgalin comment guyz!. Jangan lupa kasih komentar ya, karena saya memang menunggu feedback dari para pembaca. Terimakasih sebelumnya